Ucapan yang paling
berharga adalah.. kejujuran.
Moment paling
mengesankan adalah.. lekukan senyuman di bibir.
Perasaan paling indah
adalah.. saat aku merasakan kasih dan cinta.
Menggenggam jemarimu
adalah hal paling ternyaman dalam hidupku.
Pikiran paling terindah
adalah tidak berkenalan dan tidak mengenal ego.
Langkah yang paling
sempurna adalah meninggalkan jejak bersamamu. Hal ternyaman dalam hidupku
selain menggenggam jemarimu adalah menatap matamu yang mengartikan kebahagiaan
saat berada di dekatku.
Terkadang, kejujuran
itu memang sulit. Lidah tak selamanya bersih. Apapun situasi dan kondisinya,
terpaksa ataupun tidak terpaksa, lidah itu akan tergores dan kotor dengan
sebuah kebohongan semata. Bukan hanya yang mendengar yang merasakan sakitnya
goresan tersebut, yang berbicara pun akan lebih merasakan sakit yang begitu
dalam akan menyesali atas ucapan yang terlanjur terdengar. Tapi hati dan
pikiran yang suci, akan memberi maaf untuknya. saat kita menemukan rasa
kenyamanan dalam kasih sayang, saat itu kita akan sangat dekat dengan sebuah
luka. Jarang sekali rasa kenyamanan dalam kasih sayang itu akan abadi sampai
genggaman terpaksa harus berpisah akan kehendak Tuhan. Jarang sekali..
Aku ingin sekali ada di
antara salah satunya dari kata “jarang”
Dan juga sebuah moment,
ketika bersamamu dalam kenyamanan walaupun hanya satu detik, aku tidak ingin
moment itu berakhir menjadi sebuah moment semata ataupun kejadian yang sekedar
lewat saja menjadi bekas. Aku ingin.. itu menjadi waktu panjang tanpa henti,
bukan sekedar ‘tinggal moment’ tapi aku ingin ‘seumur hidup’ denganmu.
Peganglah terus jemariku jangan pernah kamu ragu. kita tidak mengenal ego maka
tetaplah disini. Karena, Kenyamananku ada dalam kasih dan cinta darimu untukku.
No comments:
Post a Comment