kegagalan pasti tidak akan pernah jauh dari rasa
putus asa.. gagal membahagiakan orang tua itu juga termasuk kegagalan. Misalnya
seseorang mempunyai suatu pekerjaan, saat dia sedang psikotes pada akhirnya dia
mengalami kegagalan di tahap pertama. Padahal baru tahap pertama. Persaingannya
yang cukup berat karena beberapa orang lainnya yang sudah berpengalaman
psikotes di perusahaan itu. Dia merasa hidupnya berakhir, tidak ada gunanya..
bisa dibilang putus asa. Pada saat kembali ke halaman rumahnya, dia sempat
berfikir “kenapa saya gagal? Ada apa dengan saya? Padahal itu tes sangat mudah
sekali” dia terus berfikir dan terus berfikir.. jiwa dan raga begitu letih
lesu, lemah bagaikan orang tak bernyawa. Karena perusahaan itu adalah
perusahaan yang di inginkan oleh dia. Dan dia juga merasa sudah gagal menjadi
seorang anak. Dia gagal membahagiakan orang tuanya. dia merasa dia adalah anak
yang tak berguna. cukup lama dia terpuruk.. kira-kira 1 bulan..

Dan 1 bulan kemudian dia kembali move on, karena dia telah
mendapatkan pekerjaan disebuah restaurant. Ya restaurant yang cukup untuk
mengumpulkan uang biaya kuliah dia sekaligus menunujkan kepada orang tuanya,
bahwa dia bisa mencari uang sendiri dan bukan anak yang buruk. Sangat senang
sekali wajahnya tersenyum kembali tersenyum seperti biasanya karakter dia. Pada
saat di panggil untuk interview, dia nafsu dan sangat semangat saat di panggil
interview. Perbicaraan antara karyawati dengan manager ternyata sangat akrab.
Seperti ada chemistry gitu.. manager ini begitu baik kepada karyawati (pelayan
restaurant) perbincangannya begitu nyambung. Saat training, ternyata pemikiran
dia yang merasa mudah menjadi seorang pelayan tapi itu membuahkan hasil menjadi
kegagalan untuknya. Dia tidak bisa apa-apa, dia tidak mengerti dan tidak
berbakat menjadi seorang pelayan. Dibalik managernya yang baik sudah mengasih
perlakuan khusus untuk dia, padahal manager ini baru pertama kenal mungkin
sudah merasa seperti abang dan adik mereka berdua. Dan Dia tidak bermotivasi
kembali, saat dia tidak bisa apa-apa dengan berat hati dia mengundurkan diri.
Dia tipe orang yang gampang sekali putus asa.. padahal jarang sekali ada
manager sebaik bapak ini..
Sebelumnya dia juga pernah gagal dalam suatu pekerjaan.. yap
dia sempat mendapat tawaran kerja di butik saudaranya akan tetapi keluarganya
tidak setuju karena ada sesuatu dibalik kebaikannya saudaranya ini. Entah
kenapa keluarga dia berfikiran seperti itu. Mungkin karean masalah keluarga.
Kalau kata kakanya dia begini “kalo emang baik, orang itu kemana pas ayah udah
meninggal, kemana saudara-saudara kita pas kita masih kecil? Kenapa pada baru
muncul pas kita udah besar?” itulah yang penghambartnya.
Dia sempat berfikir “ada apa dengan hidup saya? Kenapa
setiap ada pekerjaan yang datang selalu kandas tidak pernah baik jalannya!
Ujung-ujungnya pasti berakhir”
Tuhan memang mempunyai rencana dibalik kegagalan ini, jadi
jangan pernah putus asa. Setiap dia mendengar kata-kata itu dari orang-orang
ataupun ustadz itu hanya sesaat, kesadaran sesaat. Pada saat dia sedang
mengalaminya, rasa putus asa itu pasti ada, rasa putus asa itu pasti muncul
kembali.. dia terus berdoa dan berdoa agar dikasih jalan yang baik setiap
mengalami suatu kegagalan agar dikasih kesabaran dan ketabahan dan dia juga
berdoa jangan sampai semangatnya hilang saat mengalami kegagalan. Dan ternyata
saat kita sedang mengalami kegagalan itu tidak segampang itu kita move on,
tidak segampang itu kita mengembalikan senyum kita.. mungkin ada orang yang
tidak pernah menyerah walau gagal. Dia cukup bingung dengan jalan hidupnya. Dia
sangat tidak mengerti apa sebenarnya hidup ini, scenario Tuhan yang begitu
sulit ditebak. Terkadang bahagia secara tiba-tiba, terkadang sedih secara
tiba-tiba. Ada apa dengan dirinya dia, kenapa Tuhan membuat scenario untuk dia
seperti ini, sangat rumit sekali melebihi rumus matematika.. lebih susah
menemukan jawabannya. “Tuhan saya ingin tahu skenariomu, saya ingin tahu
scenario yang kau buat untuk hamba.. hamba cukup lelah dengan semua kegagalan
ini” doa dia..
banyak yang bilang.. kegagalan itu adalah awal kesuksesan kita nanti. dan kita tidak pernah gagal namun hanya berhenti untuk berusaha.. jadi jangan pernah menyerah untuk melawan kegagalan. anngap saja kegagalan ini adalah kesuksesan anda nanti. jangan berfikir "gue udah gagal tapi berfikir terus "gue pasti sukses" itu namanya niat.. insya allah jadi kebawa sama kata-kata itu :)