Sebelum cerita, gue mau Tanya dulu sama para pembaca. Udah
pada denger ga sama judul kata ya ada di atas? Yap judul ini gue ambil dari
soundtrack film kartun “hatchi” udah pernah nonton belum film hatchi? Ini
penting ya karena gue mau cerita tentang cowo alur ceritanya agak mirip dengan
film kartun hatchi. Kalau hatchi kan anak sebatang kara pergi mencari ibunya.
Kalau cerita gue ini cowo sebatang kara pergi mancari pacar. Gue yakin kalian
ga akan ngerti cerita gue nanti kalau belum pernah nonton film kartun hatchi.
Makannya jangan nonton sinetron mulu. Sekali kali nonton kartun ya supaya
mendapat inspirasi gitu :) cowo ini baik sekali dengan semua makhluk ciptaan
Tuhan. Terutama kepada orang tua. Niatnya sih denif emang mau mencari pacar
yang baik. penampilan denif itu udah kaya anak jejak petualang. Denif sudah
tidak mempunyai keluarga. Iyalah judulnya aja ada kata “sebatang kara”. *garuk
kepala* ! jadi Setiap denif menjelajahi suatu tempat ke tempat yang lain.
Terkadang
ia ngekost, terkadang denif tidur di pinggir jalan. (padahal
orang ganteng) tapi jalanannya ga dikolong jembatan juga kali. Ya kalau ia
habis menolong orang pasti di Tanya “kamu sebenarnya mau kemana” . biasanya
hatchi jawab “aku mencari ibu” tapi kalau denif menjawab “saya ingin mencari
pacar yang benar-benar baik luar dalam” percakapan sedikit sudah berlalu. Denif
tidur di tempat orang yang telah ia tolong. Begitulah disetiap perjalanan
denif. Terkadang ia juga tidur disebuah toko (jarang kok ga setiap hari) . jadi
tenang aja ya buat cewe-cewe yang asik baca blog saya ini sambil
bayangin-bayangin gitu :) Tapi denif tidak menyukai wanita yang baik dari
luarnya saja loh ya. Ga cuma ngeliat dari tampang denif yang ganteng juga. Wanita
itu harus terima denif apa adanya.. Harus tetap terima denif juga ketika suatu
saat nanti denif tertimpa musibah kecelakaan kalau misalkan cacat (ya misalkan). Kita kan gat au itu. Ga mungkin bisa tau
kapan musibah datang. Niatnya denif keren yah. Gue yakin pasti susah dab butuh
waktu banyak untuk nemuin wanita seperti yang di inginkan denif. Ia juga ingin
menjadi laki-laki yang mempunyai jati diri. Denif hidup sendiri bukan berarti
dia jarang makan. Setiap harinya ada saja yang memberi makanan. Jadi setiap
denif menolong orang pasti di ajak makan. Denif orangnya ngga pernah nolak.
Katanya rejeki ga boleh ditolak. Hhhmmm iya iyaa bener juga. Mohon maaf ya
sepertinya perut saya ini tidak mendukung deh :( Gue laper nih mau makan dulu
ya sobat. Bersambung dulu ceritanya. Kan katanya banyak yang bilang kesehatan
harus diperhatikan, oke perut harus di isi dulu.
No comments:
Post a Comment