Sunday, 22 November 2015

Love is priceless






Gaun pangantin yang telah dikenakan rani kamlea. gaun putih suci menghiasi tubuhnya, tepat pukul 09 pagi. Karena ia akan mengadakan pernikahan. Ya..! pernikahan satu kali dalam seumur hidup. Pernikahan yang akan menjadi moment paling terindah. Rani akan dipersunting oleh lelaki tampan, tinggi, rendah hati dan memiliki jiwa sosial tinggi. Lelaki tersebut bernama, bayu lambang haniko. Niko, nama itu sering terdengar dari orang-orang terdekat termasuk rani. Niko memang bukan lelaki kaya raya, bukan lelaki yang memiliki mobil mewah ataupun pekerjaan mapan. Ia hanya tukang ojek online. Jelas sangat jauh berbeda dengan rani. Yap.. ! rani itu wanita karir yang hebat. Director dari salah satu perusahaan besar di jakarta. Tidak hanya itu, ia terlahir dari keluarga kaya raya. Awalnya keluarga dari rani tidak setuju dengan niko. Dengan penuh keyakinan cinta mereka yang kuat akhirnya bisa mengalahkan ketidaksetujuan menjadi seuju. Pihak keluarga pun luluh dan setuju dengan hubungan mereka.

Awal perkenalan..
2 tahun yang lalu..
“saya itu sudah ga ada waktu lagi, tolong menegerti”  kata rani, lewat ponsel sambil berjalan menuju basement. Ia masuk ke mobil dengan posisi yang sama, teleponan. Terlihat ribet sekali.
“shittttttttttttttttt” ungkapnya, setelah berusaha menstarter mobil namun tak kunjung nyala.
“ini kenapa datangnya pas sedang butuh sekali, oh tuhan..”
Ia nampaknya mulai kebingungan. satpam menghampiri.
“ada apa bu?” ungkapnya dengan sopan.
“ini mobil saya gak tau kenapa matinya dalam keadaan kaya gini” sambil memijat keningnya yang mulai pusing. Lalu dilanjutkannya.
“padahal hari ini saya mau ketemu klien besar. Bisa kacau kalau kaya gini jadinya”
“gimana kalau ibu naik ojek online saja? lebih alternatif apalagi musim macet-macet begini”  usulnya pak satpam.
“benar juga. Tapi gimana cara pesannya?”
Pak satpam mulai mengeluarkan ponsel dan membuka aplikasi ojek online.
“begini bu caranya....” satpam berkepala 4 itu menjelaskan pada seorang director. Selesai pesan. Ojeknya sudah berada tepat di depan perusahaan.
“sudah di depan bu.. ayuk langsung ke depan aja”
“wah.. cepat sekali. Baiklah. Terima kasih, ya. Ini untuk kamu”  rani memberi uang terima kasih untuk pak satpam. Bapak itu menerima dengan senang hati.
“pak hardi?” tanya supir ojek kebingungan.
“itu pakai akun saya mas.. yang mau naik ojek ibu ini”
“oh.. maaf saya kira. Yaudah silahkan bu”
Rani pergi menunggangi sepeda motor ojek online. Di perjalanan, rani sempat bercakap dengannya.
“bang.. sudah lama menjadi ojek online?”
“iya 2 tahun, mba..”
“oh.. kamu full menjalankan profesi ini, bang?”
“tidak, mba. Saya sambil kuliah juga”
“wah.. hebat juga ya. Gaji ojek untuk bayar kuliah?” tanya rani kemudian di lanjutkan kembali.
“sepertinya kamu sepantaran dengan saya?”
“saya lahir tahun 90. Memang mba lahir tahun berapa?”
“oh, beda satu tahun saja. saya 91”
“mba.. kerja di perusahaan tadi?”
“iya”
“sebagai apa?”
Bisa dibilang director”
“wow.. hebat mba..”
“bagaimana.. kalau kamu saya jadikan ojek pribadi saya?” idenya rani.
“maksudnya?”
“pokoknya kamu tinggal antar saya setiap saya meeting. Soalnya, naik mobil macet”
“gimana ya..” ungkapnya, dengan ragu.
“saya akan bayar kamu lebih tinggi dari profesi kamu ini”
“baiklah. Saya ambil”
Sudah sampai pada tujuan. Rani meminta nomer ponsel si ojek online itu.
“namanya siapa? Saya rani” ungkapnya dengan senyum sambil menjulurkan tangan.
“niko” mereka saling berjabat tangan dengan penuh senyuman hangat.
Rani membayar ongkos ojeknya, lalu pergi ke dalam caffee untuk bertemu dengan klien. Dan si ojek itu pun pergi.
Terlihat jelas dari penampilan rani memakai rok span pass berwarna putih, mengenakan baju blezzer putih dipadu dengan tank top di bagian dalam. Busana ini memberikan kesan yang formal dan rapi sehingga sangat cocok dikenakan saat bekerja. Sepertinya klien rani sudah menunggu dari tadi. Tapi, jangan panggil rani kamlea kalau ia tidak bisa menklukan para klien. Apalagi klien yang sudah menunggu lama dan pasti mereka punya timbul rasa kecewa itu, Rani bisa menaklukannya. Wanita karir yang cerdas dan ajaib, itulah julukan yang cocok untuk gadis cantik tersebut. Ia langsung menyapa para kerabat penting itu.
“halo.. selamat siang. Maaf telah menunggu lama” sapa rani penuh senyuman manis dan hangat untuk mencairkan suasana yang terlihat mulai tidak enak.
“ya. Kami sudah menunggu lama” ungkap salah satu pria yang terpaut usia 3.
“mohon maaf sekali.. langsung saja kita mulai.” Rani mengeluarkan laptop dan menjelaskan inci demi inci dari program barunya.
“saya sudah buat acara yang jauh lebih berbeda dari sebelumnya”
Ungkap rani pada para klien untuk bekerja sama dalam sebuah acara barunya.
“kita buat skenario di atas skenario” jelasnya rani.
“seperti apa?”
“jadi seperti reality show tapi kita bungkus dengan skenario” kata rani, penuh keyakinan dan energik.
“ide yang bagus” salah satu mengungkap kata tersebut lalu di susul senyuman para klien.
3 jam tak terasa mereka duduk santai berdiskusi, membincang untuk saling tukar pikiran.
Tugas dan tanggung jawab rani kamlea yaitu berperan penting dan mengatur agar segalanya berjalan sesuai rencana. Dia jugalah yang paling mengenal semua hal tentang acara yang sedang dibuat.
Seorang show director harus tahu maksud dan tujuan suatu acara dibuat. Penjelasan ini bisa di dapatkan dari EO yang meng-hire atau kliennya secara langsung.
“okay, terima kasih atas pertemuan hari ini. Semoga acara yang akan dibuat sukses dan berjalan lancar” ungkap rani lalu bangkit dari tempat duduknya di susul dengan jabatan hangat.
Sedangkan tugas niko, seorang ojek online.
Pagi-pagi buta setelah shalat subuh dan sarapan, baru keluar kendaraan ia sudah mendapat pelanggan via aplikasi. Ia ambil dengan semangat. Niko mengontrak sendiri di jakarta. Kuliah bayar sendiri dari hasil pendapatan profesinya. Tak disangka hasil ojek online yang di dapat lumayan besar. Cukuplah untuk biaya kuliah, makan sehari-hari dan jajan. Niko kuliah dari senin-jumat mengambil jam pagi. Pulang kuliah, ia habiskan untuk mengojek. Niko bekerja bisa sampai malam, bahkan pernah sampai larut sekitar jam 2 malam. Namun, tidak ada masalah soal waktu. Ia bisa membagi waktu kuliah dan kerja dengan sangat baik. Antar jemput yang jadi rutinitas niko untuk rani membuat timbulnya benih cinta dihati niko dan juga rani. Bulan pertama cukup dekat, sudah mulai saling bercanda. Bulan selanjutnya, niko mengajak rani makan bersama di waktu yang senggang. Makan bakso di pinggir jalan.
“kamu suka ga makan di pinggir jalan seperti ini?” tanya niko.
“tidak pernah”
“maaf ya saya Cuma bisa bawa kamu makan disini saja. gak apa-apa?” kata niko, tak enak.
“iya. Tidak apa-apa. saya coba ya baksonya” di lahab setengah potong bakso kecil.
“mmmm... enak juga..” gumam rani, Tak menyangka.
“iyalah. Ini kan bakso paling enak di kaki lima. Ya walaupun bukan tempat mewah tapi rasanya berkualitas”
Mereka menikmati makan malamnya dengan bincangan-bincangan hangat.
Setiap hari niko antar jemput rani. seiring berjalannya waktu, tanpa disadari, hati mereka mendatangkan rasa cinta dan kasih sayang. mereka sekarang sudah terikat hubungan special. Ya..! mereka ‘berpacaran’. Seorang wanita karir berprofesi sebagai director menjalani hubungan khusus dengan ojek online yang sekarang sudah menjadi ojek pribadinya. Memang ini suatu hubungan yang langka. Namun di dunia ini tidak ada lagi yang mustahil. Karena Hatilah yang berbicara.
Malam itu.. niko, membuat kejutan untuk rani. Di pinggir laut ancol jakarta, tepat jam 8 malam. Ia pempersiapkan candle light dinner. Sebelumnya, ia sudah memiliki izin dari pihak setempat. Niko membuat nasi goreng special telur mata sapi yang berbentuk hati. Minuman cantik dengan gelas cantik yang terlihat sangat elegan. Lilin-lilin kecil di atas pasir berbentuk hati. Serta balon-balon berwarna merah jambu berbentuk hati dan ditengah balon ada spanduk kecil. Jika ditarik talinya, maka akan terlihat tulisan, will you marry me? Niko mulai mengajak rani ke tempat tersebut dengan mata rani yang tertutup.
“kamu mau ngapain?” tanya rani, penasaran dipadu dengan tawa kecilnya.
“ini kejutan” niko berhasil menempatkan rani tepat di tengah-tengah lubang hati yang di hiasi lilin-lilin kecil. Mata rani ditutup dengan slayer hitam milik niko. Jadi, pria itu langsung meninggalkan rani dan duduk dekat dengan meja makan dan balon-balon hati, ia raih gitarnya.
“okay. Silahkan dibuka ibu rani..” katanya dengan lembut. Rani langsung membuka slayernya dan tralaaaa.. ia terkejut. Niko pun langsung memainkan gitar sambil melantunkan lagu james blunt berjudul your beautiful.
Saat niko bernyanyi, rani langsung terharu dan menitikan air mata bahagia dan masih dengan posisinya berdiri menyaksikan. Selesai bernyanyi, rani bertepuk tangan dengan perlahan..
Niko mulai menyampaikan kalimat dari bibirnya.
“aku tau.. aku bukan lelaki kaya raya, bukan terlahir dari keluarga mewah. Bukan berprofesi sebagai director yang harusnya lebih tinggi derajatnya dari perempuan. Aku Cuma lelaki tukang ojek pribadimu, Cuma tinggal di sebuah kontrakan kecil. Dan maaf.. kalau aku sudah lancang mulai menaruh hati padamu.. maaf  juga karena aku berani bilang, kalau aku sangat mencintaimu lebih dari mencintai diri aku sendiri. dan aku.. punya hati yang besar untuk terus mencintaimu, rani kamlea” ungkap niko secara perlahan dan mulai menarik tali agar tulisannya terlihat di hadapan rani.
Tulisan will you marry me terpampang jelas di depan mata kepala rani. Semakin dirinya menitikan air mata. Rani masih tetap pada posisinya.
Niko bangkit dari tempat duduk untuk menghampiri rani. Perlahan ia berjalan sambil menyanyikan sebuah lagu dari yovie & nuno yang berjudul janji suci.
Dengarkanlah wanita pujaanku.. Malam ini akan kusampaikan. Hasrat suci kepadamu dewiku.. Dengarkanlah kesungguhan ini”
kemudian ia berlutut sambil membuka sebuah kotak cincin berlian cantik.  Dan dilanjutkannya bernyanyi.
aku ingin mempersuntingmu..
Tuk kian pertama.. dan terakhir.
Jangan kau tolak dan buatku hancur.
Ku tak akan mengulang tuk meminta..
Satu keyakinan hatiku ini.
Akulah yang terbaik untukmu”
 “rani kamlea.. maukah kamu menikah dengan saya?” ungkap niko dengan seulas senyuman.
Sebelum menjawab, rani mengeluarkan kalimat dari bibirnya.
“terima kasih dengan semua ini. jujur.. aku bahagia malam ini. keromantisan semua yang kamu buat untukku. Kamu baik, kamu mengajarkanku banyak hal dalam hidup terutama, tentang kesederhanaan”. Ungkap rani dengan pelan. Nadanya terdengar serak karena menahan isak tangis. Lalu dilanjutkannya.
“Ucapan yang pernah kamu ucapkan padaku pekan lalu, ingat? Kamu bilang cinta itu tidak perlu kemewahan. Justru Dari kesederhanaan kita akan mendapatkan cinta yang istimewa. Kalimat sederhana itu sekejap buat aku sadar. Uang bukanlah segalanya. Dan cinta tidak bisa dibeli dengan uang. Uang bisa dicari, uang hanyalah bonus dalam hidup. tapi cinta sejati susah untuk dicari. Kali ini, aku telah temukan cinta sejati. Disitu aku mulai jatuh cinta padamu”
Niko bangkit dan mulai meraih jemari rani tanpa meminta izin. Perlahan ia masukan lubang cincin berliannya ke jari manis rani kamlea.
“aku janji.. aku akan bahagiakan kamu dengan semampuku. Aku akan bangun istana kecil untuk keluarga kecil kita. Kita jalani semua dengan penuh cinta dan kasih sayang seutuhnya. Aku tidak hanya berjanji saat ini.. tapi aku akan membuktikannya setelah ini” Ungkap niko penuh keseriusan dan keyakinan.
“aku mau menikah denganmu” jawab rani. Kalimat itu terdengar baik untuk di dengar. Niko mengajak rani duduk untuk makan malam, menyicipi Nasi goreng asli buatan niko. Di lemparkan tawa kecil mewakili rasa bahagia dihatinya, dan ditemani ombak-ombak kecil dari laut. Malam yang dingin tapi dibuat sebuah api unggun kecil letaknya tidak jauh dari meja makan mereka, Suasana jadi terasa hangat.




 Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Kompetisi Menulis Cerpen  "Pilih Mana: Cinta Atau Uang?" #KeputusanCerdas yang diselenggarakan oleh  www.cekaja.com dan  Nulisbuku.com