Friday, 21 September 2012

Cowo dan Laki itu Beda..


Pada dasarnya kata cowo dan Laki memang sama, tapi beda arti. Cowo tergolong sebagai bukan laki. Kenapa saya mengatakan ini? Ya memang begitu, jelas beda dari kata-katanya saja sudah berbeda “cowo” “laki” benar kan? Hehehe..






Cowo itu adalah makhluk yang selalu mengikuti egois,tidak bisa memahami isi hati cewe. Contoh: seorang pasangan. Setiap cewenya melakukan sesuatu yang tidak disukai cowonya, cowo itu akan melarang dan terus melarang. Setiap cowonya melakukan sesuatu yang tidak disukai cewenya. Cewe itu ikut melarang dan cowo itu tidak menuruti apa kata cewenya.
Contoh main kasar: setiap doi sedang marah karena cemburu/mempunyai masalah dengan cewenya, si doi marahnya dengan cara menampar si cewe. Cemburu sih gapapa.. tapi ngga harus main tangan juga kan.. -_-
Contoh pasangan: setiap detik selalu nanya via sms, sudah makan belum/jangan lupa makan. Kalau cewenya ngga bales, si cowo langsung ngambek.
#ifedtes pacaran ngga harus nanya setiap detik, mengingatkan jangan lupa makan, sekali gapapa.. kalau setiap detik, orang yang kamu sms pasti akan jenuh dan merasa bosan denganmu. tidak akan merasakan benih-benih rindu, Terasa bosan. Lagipula kita itu sudah besar bukan anak kecil lagi yang selalu di ingetin jangan lupa makan. Dan ngga asik.  Manusia punya kesibukan masing-masing. Bukan hanya smssan setiap detik dengan pacar. Pacar itu untuk motivasi bukan untuk menggalaukan sesuatu yang ngga penting : )







<-- Laki itu bisa mengerti situasi dan kondisi wanita, melindungi secara hening, rela dipukuli preman pada saat wanita itu sedang dalam bahaya. Selalu ada di saat lagi butuhin, melarang wanita itu untuk tidak melakukan hal yang negative. Memperkenalkan wanita itu ke orang tuanya. pada saat wanita sedang sedih, selalu mengasih support dan berusaha menenangkan hatinya. Memanjakan wanita secara lembut.. berusaha untuk terus membahagiakan. Tidak ingin melihat kesedihan di wajahnya. Memperlakukan dan menyayangi wanita seperti menyayangi ibunya sendiri. Laki itu lebih suka membuktikan daripada omong kosong yang tidak nyata. : )