Kebahagiaan itu datang
setelah sara bertemu dengan hafitd. Sara mengenal pria itu sejak dirinya duduk
dibangku kelas 2 SMP. Kebahagiaan itu semakin meningkat saat hafitd menyatakan
perasaan sesungguhnya kepada sara. Tidak lama mereka berpacaran. Masa indah
mereka lalui tanpa adanya suatu permasalahan di dalam hubungannya. Sampai pada
saat kelulusan SMP, hafitd memberi pendapat untuk masuk SMA bareng. Sara setuju
dan tentu saja sara juga memang ingin satu sekolah terus dengan hafitd.
Ade sara angelina
suroto, adalah gadis ayu yang penuh ceria, memiliki rambut hitam dibawah
bahunya itu putri sulung dari keluarga terpandang, sama dengan Ahmad imam al
hafitd, pria berkacamata dan memiliki rambut sedikit ikal dan agak kriting itu
juga putra dari keluarga terpandang. Kecerian sara membuat dirinya di sukai
banyak orang. Ia punya banyak teman dan para sahabat. Frista adalah salah satu
teman dekat sara. Di antara teman-teman lain, hanya frista yang tau sifat sara
kaya gimana. Frista juga payung buat sara, disaat sara lagi tertimpa hujan
besar. Mereka berdua selalu ada di saat lagi membutuhkan. Pagi hari, di dalam
kelas saat jam pelajaran fisika. Pelajaran yang tidak begitu disukai sara.
“etha.. kantin yuk. Gue males pelajaran fisika” bisik sara saat gurunya sedang menerangkan.
“ngapain ke kantin? Yaudah ayo. Gue juga ngantuk nih. Tapi yang keluar lo
duluan ya. Biar gak ketauan” kata frista dengan idenya. Sara hanya mengangguk
lalu ia langsung mengacungkan tangannya. “maaf bu.. saya mau ijin ke toilet”
kata sara minta ijin. dan guru fisika yang sudah berkepala 3 itu sejenak
berhenti menerangkan saat sara meminta ijin dan dipersilahkan lalu di
lanjutkannya kembali. Sara bangkit dari tempat duduk langsung keluar kelas. 5
menit kemudian.. tidak lama frista meminta ijin ke toilet. Gurunya hanya
mengangguk tanpa sadar bahwa sara dan frista janjian keluar kelas. Lalu guru
tersebut lanjut menerangkan.
Sara merangkul frista
saat berjalan menuju kantin. Tertawa cekikikan sampai terdengar dikelas-kelas
yang sedang belajar. “ssssttt.. ih kita ketawa kenceng banget gila lo!” tutur
frista mereka sambil berjalan berbisik di telinga. Sesampainya dikantin. “gue
bingung mau beli apaan ya” kata sara, kebingungan. Frista hanya mengambil
permen lolipop dan permen-permen lainnya, sama ciki-ciki. “nih bu.. duitnya”
“lo beli permen doang
sama ciki? Yaudah gue juga deh” kata
sara dan ia langsung mengambil permen dan cemilan kecil. “duduk disana yuk,
sar” frista menunjukan tempat duduk tanpa kursi. Maksudnya deprak di lantai.
Sara ikutan duduk disebelah frista. “eh sar ntar pulang sekolah lo bareng sama
si hafitd?” tanya frista. “gak tau deh.
Kayanya sih iya. Emang kenapa?” tanya sara sambil membuka bungkus permen
lolipopnya. “mau ngajak lo main. Yah.. yaudah deh. Eh gue mau beli keripik
setan ah” pikirnya dan langsung bangkit mengambil keripik tersebut. Dan juga
mengambil 2 gela air mineral dingin. Setelah memberikan uang ke ibu kantin, ia
kembali menghampiri sara. “mau ga sar?” tawarnya..
“ogah ah.. pedes!”
“enak tau, sar!” kata
frista dengan sedikit lenjenya. Dan langsung menikmati keripik setan tersebut
dengan nikmat. Frista mulai kepedasan. Ia langsung mengambil minuman yang ada
disampingnya, sedotan langsung ia tancapkan ke minuman tersebut dan langsung ia
sedot dengan cepat. “gila.. pedes banget!!” komentarnya..
“dari namanya juga
keripik setan, ethaaaaa” wajah frista mulai memerah seperti kepiting rebus,
berkeringat. Dan tiba-tiba sara menyubit frista dengan kencang. “anjrittt....
sakit, gilaaaa!”
“hahahhaha... biar makin
melek, ta” kata sara mengejek.
“lo awet ye sama
hafitd? Gue mah boro-boro. Pacaran aja brantem mulu. Dikit-dikit masalah,
dikit-dikit putus. Cape deh”
“iya ya.. gue juga
bingung kenapa gue bisa awet. Ngalir gitu aja sih, ta”
“gue juga mau kaya
gitu, sar”
“udah... gausah iri dan
gausah galau ya, etha sayang.. cup cup cup. Ada gue disini” sara merangkul
frista yang sudah ia anggap sebagai sahabat terbaiknya. “thank youuuuuuu, sar. Lo emang is the best
deh”
“yaudah kita masuk yuk
ah. Udah abis nih pelajaran fisika”
“yuk” mereka bangkit
dan langsung menuju kelas.
Bel pulang sekolah
berbunyi.. hafitd sudah menunggu didepan kelas sara untuk mengajak pulang
bersama. Sara pun keluar dari kelas bersama frista dan teman-teman sebaya
lainnya. “eh sar, ta.. gue balik duluan ya” kata teman-teman yang lain sambil
melambaikan tangannya lalu pergi. Dan disusul oleh frista. “yaudah deh gue juga
balik duluan yaa. Jagain sahabat gue pit. Awas ya.. bawa motor jangan ngebut”
pintanya dengan lantang. “siap booosss” jawab hafitd sambil tersenyum. Frista
pun pergi. “ayoooo.. kita puyang” kata
hafitd sambil menggandeng tangan sara. Mereka pun pergi meninggalkan kelas.
Kelulusan telah tiba...
Senang, sedih, campur
aduk menjadi satu. Pertama Senang, karena ade sara mendapat nilai bagus
diantara teman-teman dikelasnya. Dan pastinya juga senang karena ia akan
memasuki kuliah bareng hafitd. Satu kampus dengan pacar kesayangannya itu. Yang
kedua, sedih. Ade sara sedih karena frista kuliah ditempat lain. Kedua sahabat
itu terpaksa tidak satu kampus. Karena frista harus kuliah diluar kota sesuai
keinginan kedua orang tuanya. Mau tidak mau ya mereka harus terpisah. Raga
memang terpisah, tapi hati persahabatan tidak akan pernah terpisahkan. Jarak
bukanlahg akhir dari segalanya. Mereka tetap berkomunikasi. Apalagi jaman
sekarang sudah banyak sosial media, seperti path, twitter, instagram, facebook,
dan lain sebagainya. Sangatlah mudah jika untuk berkomunikasi. Kalau ingin face
to face. Tinggal buka skype. Meskipun tidak bisa jari-jari tangan mereka tidak
bisa saling bersentuhan satu sama lain, setidaknya Rasa rindu seorang sahabat
akan sedikit terhapuskan. jadi.. ade sara dan frista tetap tenang dengan adanya
media sosial.
Waktu terus berjalan
mengalir apa adanya. Hubungan ade sasra semakin renggang karena datangnya suatu
masalah. Mulai dari cemburu, beda agama, dan masih banyak lagi sampai mereka
tak sanggup menahan rasa emosi dibenaknya yang telah habis terkuras dalam-dalam.
Sampai pada titik dimana kejenuhan itu datang. Jenuh karena tak bisa lagi
menahan rasa cemburu. Jenuh karena tak sanggup bertengkar hanya karena satu
permasalahan yang itu-itu saja sampai dijelaskan bahwa itu tidak benar. Masalah
yang selalu diributkan ialah, hafitdz selalu akan curiga dan mengekang ade
sara. Hafitdz mencurigai kekasihnya telah selingkuh. Nyatanya.. itu tidak
benar. pertengkaran hebat kini terjadi di anatar mereka. Ade sara sudah sekuat
tenaga mengacuhkan nething nya hafitdz itu kepadanya demi mempertahankan
hubungan mereka yang sudah terlanjur berjalan selam 4 tahun hampir 5 tahun. Namun,
hafitdz selalu memancing ade sara. Ia terus mengungkit dan ade nyaris
terpancing dengan sikap hafitdz. Dan sampai pada akhirnya.. ade sara tak kuat
mempertahankan hubungannya dengan hafitdz. Jangan salahkan dirinya jika
sekarang ini ade sara ingin memutuskan hubungan. Jangan salahkan ade sara, jika
perasaan rasa sayang berubah menjadi hambar. Ade sara sudah sekuat dan
semampunya untuk terus mempertahankan hubungannya. Ini ulah hafitdz sendiri. Hafitdz
yang sudah merubah moment manis menjadi pahit. Ade sara minta putus dengan
hafitdz, awalnya hafitdz tidak terima. Ade sara tetap pada pendiriannya. Ia meninggalkan
hafidtz karena hatinya sudah kecewa karena pria berkacamata itu sudah tak
percaya lagi dengan ade sara. Tak percaya lagi seperti dahulu awal mengenalnya. bahkan hafitdz malah selingkuh dengan cewek lain. mungkin sengaja untuk bikin ade sara cemburu atau memang hafitdz sudah tak sayang lagi? entahlah..
Cemburu.. kata sederhana, pendek. Tapi
tercampur rasa dibenak ketika merasakan cemburu. Marah, kesal, nyesek, bahkan
timbul rasa benci. Benci pada orang yang di sayang. Terkadang cemburu bisa
merubah rasa sayang menjadi mati rasa. Dan ada juga cemburu sebatas emosi
sesaat, hari selanjutnya rasa kesal karena cemburu itu hilang. Kenapa seperti
itu? Kenapa tidak seperti yang pertama. Cemburu bisa merubah rasa sayang
menjadi mati rasa. Kenapa tidak seperti itu saja? Entahlah.. hati yang sabar,
hati yang penuh ketulusan. Cuma bisa marah sesaat saja. Mungkin akan ada waktunya
dimana mati rasa itu akan datang. Ya.. datang dengan sendirinya. Rasa cemburu
yang telah ade sara rasakan.. membuat sikap dan sifat akan berubah seperti
biasanya. Sikap yang awalnya ceria dan tak pernah tersentuh rasa sakit,
sekarang memilih lebih diam dan awalnya
ade sara sangat perhatian kepada hafitd, kini menjadi dingin tak seantusias
seperti sedia kalanya. entah... apakah rasa sakit itu masih ada atau telah
hilang. Yang jelas hati ade sara telah terluka dan kini masih membekas. Akibat
rasa cemburu lalu menimbulkan rasa sakit dan
jalan pemikirannya kini mencapai proses pendewasaan dalam berfikir.
Semua itu datang secara tiba-tiba, tanpa dibuat-buat.
Pagi hari ade sara
mendapat pesan tak dikenal.. apakah isi pesannya? Tunggu di cerita selanjutnya
yaaaaa.. episode Love of crime part 2
No comments:
Post a Comment